Mengetahui cara daftar haji menjadi langkah penting sebelum memulai proses pendaftaran. Pasalnya, ada beberapa syarat, dokumen, hingga prosedur yang perlu dipenuhi agar proses pendaftaran dapat berjalan dengan lancar.
Jangan sampai ada persyaratan atau dokumen yang terlewat karena hal tersebut bisa menghambat proses pendaftaran. Semakin lama proses administrasi selesai, semakin besar pula kemungkinan rencana keberangkatanmu ikut tertunda.
Supaya proses pendaftaran berjalan lebih mudah, kamu juga perlu memahami regulasi haji yang berlaku, mulai dari syarat, prosedur pendaftaran, hingga perkiraan biaya yang perlu dipersiapkan. Ikuti dan pahami pembahasan lengkap cara daftar haji berikut ini!
BACA JUGA: Cek Porsi Haji Sekarang! Begini Cara Mengetahui Antrian Kamu
Persyaratan untuk Mendaftar Haji yang Perlu Dipenuhi
Sebelum mulai mendaftar, pastikan kamu telah memenuhi persyaratan sesuai dengan jenis haji yang dipilih. Berikut ini syarat untuk cara daftar haji reguler, haji khusus, dan haji furoda.
1. Syarat Daftar Haji Reguler
Syarat untuk mendaftar sebagai jemaah reguler, yaitu:
- Beragama Islam
- Berusia minimal 12 tahun atau sudah memenuhi usia balig
- Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku
- Memiliki Kartu Keluarga (KK)
- Memiliki akta kelahiran, buku nikah, ijazah, atau dokumen identitas pendukung lainnya
- Memiliki tabungan haji di Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS-BPIH)
- Melakukan setoran awal sesuai ketentuan yang berlaku
2. Syarat Daftar Haji Khusus
Persyaratan mendaftar haji khusus sedikit berbeda dengan haji reguler, berikut persyaratannya:
- Beragama Islam
- Memenuhi persyaratan administrasi yang ditetapkan pemerintah
- Memiliki tabungan haji di BPS-BPIH
- Mendaftar melalui Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang telah memperoleh izin dari Kementerian Agama
- Melakukan pembayaran setoran awal sesuai ketentuan
3. Syarat Daftar Haji Furoda
Persyaratan mendaftar sebagai jemaah haji furoda hampir sama dengan haji khusus, hanya ada satu syarat yang membedakan yaitu:
- Beragama Islam dan memenuhi persyaratan kesehatan
- Memiliki paspor yang masih berlaku
- Mendaftar melalui penyelenggara haji furoda yang tepercaya
- Menyiapkan biaya sesuai paket yang dipilih
- Mendapatkan visa mujamalah atau visa undangan dari Pemerintah Arab Saudi
Perlu diketahui bahwa keberangkatan haji furoda bergantung pada diterbitkannya visa mujamalah oleh Pemerintah Arab Saudi. Oleh karena itu, calon jemaah perlu mengikuti informasi terbaru dari penyelenggara terkait proses penerbitan visa tersebut.
Prosedur Pendaftaran Haji Berdasarkan Program Keberangkatan
Cara daftar haji dapat berbeda tergantung program yang dipilih. Agar tidak bingung, simak langkah-langkah pendaftaran haji reguler, haji khusus, dan haji furoda berikut ini.
1. Cara Daftar Haji Melalui Program Reguler
Kalau sudah memenuhi seluruh persyaratan, kamu bisa mulai mengikuti cara daftar haji reguler berikut ini.
- Siapkan seluruh dokumen yang dibutuhkan untuk pendaftaran haji dan pembukaan tabungan di BPS-BPIH.
- Buka tabungan haji di Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS-BPIH).
- Lakukan setoran awal sesuai ketentuan, lalu simpan bukti setoran yang diberikan oleh bank.
- Serahkan bukti setoran beserta dokumen persyaratan ke kantor Kementerian Agama di kabupaten atau kota sesuai domisili untuk proses verifikasi.
- Isi Surat Pendaftaran Pergi Haji (SPPH) yang diberikan oleh petugas.
- Setelah proses verifikasi selesai, kamu akan memperoleh nomor porsi haji sebagai bukti telah terdaftar.
- Kementerian Agama kemudian akan menerbitkan bukti pendaftaran berupa lembar SPPH yang telah dilengkapi dengan pasfoto jemaah.
2. Cara Daftar Haji Melalui Program Khusus
Jika kamu ingin mendaftar haji khusus, alur pendaftarannya hampir sama dengan haji reguler. Perbedaannya hanya di proses awal karena melalui Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).
Berikut cara daftar haji yang dilakukan melalui program khusus.
- Pilih PIHK yang telah memiliki izin resmi dari Kementerian Agama.
- Isi formulir pendaftaran yang disediakan oleh penyelenggara.
- Pilih paket haji sesuai kebutuhan dan layanan yang diinginkan.
- Lakukan setoran awal melalui BPS-BPIH dan simpan bukti pembayarannya.
- Serahkan dokumen serta bukti setoran ke kantor Kementerian Agama sesuai domisili.
- Isi SPPH untuk memperoleh nomor porsi haji.
- Setelah proses selesai, Kementerian Agama akan menerbitkan bukti pendaftaran berupa SPPH yang telah dilengkapi pasfoto jemaah.
3. Cara Daftar Haji Melalui Program Furoda
Haji furoda memiliki alur pendaftaran yang sedikit berbeda dibandingkan haji reguler maupun haji khusus. Program ini menggunakan visa undangan dari Pemerintah Arab Saudi sehingga prosesnya juga disesuaikan dengan kuota dari visa tersebut.
Berikut cara daftar haji furoda yang bisa kamu ikuti.
- Pilih penyelenggara haji furoda yang tepercaya dan memiliki rekam jejak yang baik.
- Konsultasikan paket, fasilitas, serta jadwal keberangkatan yang tersedia.
- Lengkapi dokumen yang diminta, seperti KTP, paspor, dan dokumen pendukung lainnya.
- Lakukan pembayaran sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh penyelenggara.
- Tunggu proses penerbitan visa mujamalah dari Pemerintah Arab Saudi.
- Ikuti manasik haji dan persiapan keberangkatan sesuai arahan penyelenggara.
Berapa Biaya yang Dibutuhkan untuk Mendaftar Haji?
Selain memahami cara daftar haji, kamu juga perlu mempersiapkan biaya yang dibutuhkan sesuai dengan jenis haji yang dipilih. Besaran biaya haji reguler, haji khusus, dan haji furoda memiliki perbedaan karena layanan serta fasilitas yang diperoleh juga tidak sama.
1. Biaya Haji Reguler
Sesuai dengan yang diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 6 Tahun 2025, total dari biaya haji reguler adalah sekitar Rp87 juta. Namun, calon jemaah hanya perlu membayar Rp54 juta dan sekitar Rp33 juta sisanya dibayar oleh subsidi BPKH.
Calon jemaah juga perlu melakukan setoran awal sebesar Rp25 juta saat mendaftar. Sisa biaya kemudian dilunasi setelah jemaah mendapatkan jadwal keberangkatan sesuai ketentuan yang berlaku.
2. Biaya Haji Khusus
Biaya haji khusus umumnya lebih tinggi dibandingkan haji reguler. Umumnya, biaya haji khusus berkisar antara USD10.000 hingga USD20.000 atau sekitar Rp175 juta hingga Rp350 juta, tergantung kurs mata uang.
Besaran biaya haji khusus dapat berbeda pada setiap penyelenggara karena dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti:
- Lokasi hotel
- Kelas penerbangan
- Pembagian kamar
- Durasi program haji
- Fasilitas pendamping dan layanan tambahan
Karena itu, pastikan kamu meminta rincian fasilitas yang ditawarkan serta memilih PIHK yang telah memiliki izin resmi dari Kementerian Agama.
3. Biaya Haji Furoda
Haji furoda menjadi salah satu pilihan bagi calon jemaah yang ingin berangkat tanpa mengikuti antrean kuota haji reguler. Namun, biaya yang dibutuhkan juga lebih tinggi karena menggunakan visa mujamalah yang diterbitkan oleh Pemerintah Arab Saudi.
Biaya haji furoda berkisar antara USD19.000 hingga USD30.000 atau sekitar Rp315 juta hingga Rp498 juta per jemaah. Besaran biaya tersebut dapat berubah mengikuti nilai tukar dolar dan fasilitas yang dipilih dalam paket perjalanan.
BACA JUGA: Apa Itu Haji Mabrur? Ini Makna, Ciri, dan Doa Haji Mabrur
Komunikasi dengan Keluarga Tetap Terjaga Selama di Tanah Suci dengan XL
Setelah mengetahui cara daftar haji, syarat, prosedur, hingga biaya yang perlu dipersiapkan, kamu bisa mulai merencanakan pendaftaran sesuai jenis haji yang dipilih. Dengan persiapan yang matang, proses administrasi hingga keberangkatan pun dapat berjalan lebih lancar.
Kebutuhan komunikasi juga perlu kamu persiapkan saat ingin berangkat haji nanti. Dengan Paket Umrah dan Haji dari XL, kamu tetap bisa mengakses internet dan berkomunikasi dengan keluarga saat berada di Arab Saudi.
Unduh aplikasi myXL sekarang di hp kamu untuk membeli paketnya dan nikmati perjalanan ibadah dengan lebih nyaman.

















































































































