Kenali Apa Itu Mother Wound, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Published on: Lainnya
Blog Image - Kenali Apa Itu Mother Wound, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

 

Kita semua memiliki ikatan emosional yang mendalam dengan ibu, dimulai dari interaksi intens yang terjadi bahkan saat masih dalam kandungan. Namun, seiring waktu, banyak dari kita menghadapi hubungan yang kompleks dan tidak konsisten, sering kali dipenuhi dengan rasa kecewa dan ketidakpuasan terhadap perlakuan ibu. Di satu sisi, kita memahami bahwa sosok ibu seharusnya dihargai dan dihormati karena pengorbanannya.

Dalam ruang konseling yang tertutup, sebagai seorang Psikolog Klinis, saya melihat bagaimana beberapa orang terjebak dalam emosi negatif, seperti rasa dendam atau menyalahkan diri sendiri dan ibu mereka atas kurangnya kasih sayang yang diterima.

Beberapa individu sulit melepaskan rasa marah terhadap hidup dan ibu mereka, sementara yang lain cenderung menutupi perasaan ini demi menjaga citra positif ibu. Tanpa disadari, sikap ini bisa berdampak negatif pada kesehatan mental dan menghambat kemampuan kita untuk bertanggung jawab dalam proses penyembuhan diri. Simak artikel ini sampai habis untuk mengerti tentang Mother Wound dan cara mengatasinya.

Pengertian Mother Wound

Mother wound adalah luka emosional yang dialami anak akibat kurangnya perhatian atau kasih sayang dari ibu selama masa kecil. Pengalaman ini sering kali berlanjut hingga dewasa dan dapat mempengaruhi kesehatan mental seseorang. Namun, dampak dari mother wound dapat diatasi sehingga individu yang mengalaminya dapat menjalani hidup dengan lebih baik.

Mother wound biasanya muncul dari kurangnya ikatan emosional antara ibu dan anak. Ikatan ini seharusnya terbentuk secara alami selama proses pengasuhan, dan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan mental anak hingga mereka dewasa.

Meskipun biasanya dialami oleh anak perempuan, mother wound juga bisa terjadi pada anak laki-laki. Jika tidak ditangani dengan baik, luka emosional dari masa kecil ini dapat terus membekas dan bahkan ‘diturunkan’ kepada generasi berikutnya.

Kenali Berbagai Penyebab Mother Wound

Mother wound dapat muncul akibat beberapa tindakan atau sikap ibu dalam proses pengasuhan anak, antara lain:

  • Kurangnya kasih sayang, perhatian, dan rasa aman, meskipun kebutuhan fisik anak terpenuhi.
  • Tidak menunjukkan empati atau perhatian terhadap perasaan anak.
  • Menjaga jarak emosional dan kurang terlibat dalam kehidupan anak.
  • Sering membandingkan anak dengan orang lain.
  • Melarang anak mengekspresikan emosi, seperti kemarahan atau kesedihan.
  • Jarang meluangkan waktu untuk mendampingi anak, misalnya karena terlalu sibuk dengan pekerjaan.

Selain itu, beberapa kondisi yang dialami ibu juga dapat berkontribusi pada terjadinya mother wound, seperti:

  • Pengalaman trauma akibat pelecehan emosional atau fisik.
  • Gangguan mental yang tidak ditangani dengan baik.
  • Ketergantungan pada alkohol atau narkoba.

Cara Menangani Mother Wound

Mother wound bukanlah kondisi medis yang bisa didiagnosis, tetapi jika tidak ditangani dengan baik, luka batin ini dapat berujung pada gangguan mental seperti depresi dan kecemasan.

Penting untuk mengatasi luka batin ini, tidak hanya demi diri sendiri tetapi juga agar Kamu tidak mewariskan perasaan yang sama kepada anak di masa depan. Berikut beberapa cara yang dapat membantu:

1. Mengakui Perasaan Diri Sendiri

Langkah pertama untuk menyembuhkan luka batin akibat kurangnya kasih sayang ibu adalah mengakui perasaan Kamu, seperti kemarahan atau kekecewaan. Beri diri Kamu waktu untuk merasakan kesedihan ketika merasa diabaikan atau tidak dicintai. Kamu bisa menulis di jurnal untuk mengekspresikan apa yang tidak Kamu dapatkan di masa kecil. Proses ini dapat membantu Kamu menerima apa yang telah terjadi.

2. Memahami Kesalahan Ibu

Menjadi ibu bukanlah tugas yang mudah, terutama jika ia membawa trauma dari pola asuh orang tuanya atau mengalami gangguan mental. Terlalu terpaku pada sosok ibu yang ideal dan berharap ia berubah hanya akan menimbulkan ekspektasi yang berpotensi mengecewakan. Cobalah untuk menerima ibu Kamu apa adanya, tanpa harus menuntut kesempurnaan dari dirinya.

3. Mencintai Diri Sendiri

Penting untuk menyadari bahwa luka ini bukanlah kesalahan Kamu. Hindari menyalahkan diri sendiri atau orang lain. Fokuslah untuk memperbaiki diri dan ingat bahwa Kamu berhak mendapatkan cinta, baik dari diri sendiri maupun orang lain.

4. Merawat Diri Sendiri

Karena Kamu mungkin tidak mendapatkan pola asuh yang baik, berikan diri Kamu perhatian yang seharusnya Kamu terima sebagai anak. Temukan cara untuk merawat diri yang membuat Kamu merasa nyaman, seperti pergi ke salon, berkumpul dengan teman-teman, berbagi cerita dengan sahabat, atau berolahraga.

Semua langkah ini dapat membantu Kamu mengelola emosi dan menyembuhkan luka batin akibat kurangnya kasih sayang, terutama dari ibu. Selain mother wound, anak juga bisa mengalami masalah emosional lain karena hubungan yang kurang baik dengan ibu.

Mendapatkan pengasuhan yang tepat adalah anugerah. Namun, anak tidak bisa memilih ibunya atau mengatur agar ia menjadi sosok yang ideal. Meskipun mother wound adalah sesuatu yang sulit dihindari, itu tidak berarti Kamu tidak bisa merawat luka batin Kamu ketika dewasa.

Jika Kamu merasa kesulitan untuk mengatasi perasaan ini, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan psikolog. Mencari bantuan bukanlah hal yang salah atau memalukan. Dengan bantuan profesional, Kamu dapat menemukan cara terbaik untuk mengelola emosi dan menyembuhkan luka batin sesuai dengan situasi Kamu.

Peran Ibu dalam Pengasuhan Anak dan Keluarga

Menurut psikoterapis Jacob Brown, peran ibu sangat vital dalam perkembangan anak, memberikan rasa cinta dan penerimaan yang diperlukan. Ketika anak tidak menerima kasih sayang ini, dapat muncul berbagai masalah mental dan emosional.

"Kualitas ikatan antara orang tua atau pengasuh dengan anak sangat mempengaruhi kesehatan mental dan stabilitas emosional mereka di masa depan," jelas Brown.

Jika hubungan antara ibu dan anak terputus, anak menjadi rentan mengalami luka batin. Luka-luka ini bisa berdampak jangka panjang pada pembentukan citra diri yang positif dan kemampuan mereka untuk menjalin hubungan yang dalam dan langgeng di masa dewasa.

Tanda-Tanda Anak Mengalami Mother Wound

Apa saja tanda-tanda seorang anak yang mengalami mother wound, atau luka batin akibat ketidakhadiran sosok ibu? Berikut ini penjelasannya:

1. Rasa Kurang Percaya Diri

Salah satu tanda yang sering muncul adalah keraguan terhadap diri sendiri, yang bisa berlanjut hingga dewasa. Menurut Healthline, dampak kurangnya percaya diri akibat mother wound sering kali lebih sulit untuk diatasi. "Ketidakpercayaan diri ini dapat terasa lebih mendalam karena dasar yang tidak stabil sejak kecil," kata Rubenstein. Selain itu, luka batin ini dapat memicu sikap perfeksionisme, di mana individu merasa tertekan untuk tidak melakukan kesalahan.

2. Kurangnya Kesadaran Emosional

Seorang ibu yang hadir sepenuhnya mampu mencerminkan perasaan anak, memberikan validasi, dan membantu mereka mengelola emosi. Tanpa sosok ibu seperti ini, anak cenderung menekan perasaan negatif, sehingga sulit untuk mengelolanya dengan baik.

3. Kesulitan Menenangkan Diri

Anak-anak yang tidak diajarkan cara mengelola perasaan mereka seringkali kesulitan untuk menenangkan diri. Jika tidak ditangani, mereka mungkin mencari kenyamanan di luar diri mereka, yang bisa berisiko mengarah pada perilaku negatif.

4. Kesulitan Mempercayai Orang Lain

Individu dengan mother wound sering kali mengalami tantangan dalam membentuk dan mempertahankan hubungan yang sehat, terutama karena kurangnya kesempatan untuk belajar mempercayai orang lain. Ketidakpercayaan ini dapat menyulitkan mereka dalam menjalani hubungan sosial dan beradaptasi dengan lingkungan baru.

5. Perasaan Tidak Pernah Cukup

Mother wound sering kali muncul sebagai perasaan yang sulit diungkapkan, seperti merasa tidak pernah cukup, mengalami emosi yang berlebihan, atau merasa kebutuhan orang lain lebih penting daripada kebutuhan diri sendiri. "Ketika seorang anak merasa terputus dari orang tua, terutama ibu, ini dapat menimbulkan perasaan tidak layak dicintai dan merasa ada yang salah dengan diri mereka," jelas psikoterapis Kate O'Brien.

Demikian ulasan tentang mother wound, penyebab nya dan seperti apa tanda-tandanya pada seorang anak, terutama saat beranjak dewasa. Ingatlah bahwa bonding antara anak dan orang tua sangat penting, dampaknya bisa menetap seiring bertambah usia. Semoga ulasan ini bermanfaat ya untuk kalian dan bisa membuat hubungan keluarga menjadi lebih harmonis.


Browsing artikel menarik lainnya di blog XL dengan Paket Bebas Puas XL. Selain itu, kamu juga bisa membeli Kartu Perdana atau eSIM XL di XL Store dengan flat ongkir Rp.9.000 untuk pembelian kartu perdana Kamu. Di XL Store juga kamu bisa bebas memilih nomor cantik hingga pilihan paket yang sesuai dengan kebutuhan kamu untuk pembelian eSIM.

Beli Kartu Perdana
mother wound
Updated on: 
Promo Paket Internet
XL Bebas Puas 409MB/hari
Rp2.000
XL Bebas Puas 1GB/hari
Rp3.000
XL Bebas Puas 3GB/hari
Rp6.000
XL Bebas Puas 5GB/hari
Rp8.000
Promo Paket Internet