Idul Adha 2026 sudah di depan mata. Salah satu ibadah paling dinantikan pada momen ini tentu saja adalah salat Idul Adha.
Namun, mengingat hanya dilaksanakan setahun sekali, tidak sedikit orang yang belum hafal dan paham niat salat Idul Adha dan tata caranya. Apakah kamu juga termasuk?
Tenang saja, artikel ini sudah menjelaskannya lengkap supaya ibadahmu di hari raya kurban ini bisa berjalan dengan khusyuk dan sesuai sunnah. Yuk, simak sampai akhir!
BACA JUGA: 10 Tradisi Idul Adha di Indonesia yang Unik dan Penuh Makna
Pengertian dan Hukum Salat Idul Adha
Salat Idul Adha adalah ibadah sunnah yang ditunaikan setiap tanggal 10 Dzulhijjah, bertepatan dengan Hari Raya Kurban. Secara hukum, ibadah ini termasuk sunnah muakkadah atau sunnah yang sangat dianjurkan, baik bagi laki-laki maupun perempuan, termasuk ketika sedang dalam perjalanan.
Salat Idul Adha menjadi pengingat umat Islam pada kisah pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan ketaatan Nabi Ismail AS kepada perintah Allah SWT. Nilai keikhlasan, kepatuhan, dan ketundukan kepada Sang Pencipta jadi inti ibadah ini.
Waktu Pelaksanaan Salat Idul Adha
Salat Idul Adha dapat dilakakukan sejak matahari terbit setinggi tombak, kira-kira 15 hingga 20 menit setelah matahari terbit, sampai sebelum masuk waktu Zuhur.
Pelaksanaannya dianjurkan lebih awal dibandingkan salat Idul Fitri. Tujuannya, agar umat Islam punya lebih banyak waktu untuk meyembelih hewan kurban.
Keutamaan dan Hikmah Salat Idul Adha
Salat Idul Adha mempunyai banyak keistimewaan yang sayang buat dilewatkan. Dengan menegakkannya dengan niat tulus dan penuh rasa syukur, kamu akan berada dalam kasih sayang dan cinta Allah SWT.
Beribadah di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, termasuk puasa Arafah dan salat Idul Adha, juga membuka pintu ampunan yang lebar atas dosa selama setahun lalu dan setahun mendatang. Pahalamu pun juga dilipatgandakan.
Untuk hikmahnya, dengan berjamaah di lapangan atau masjid, umat Islam dapat mempererat ukhuwah Islamiyah atau persaudaraan sesama muslim. Semua berkumpul, sembahyang bersama, mendengarkan khotbah, lalu saling mendoakan.
Selain itu, ibadah ini juga menumbuhkan empati dan kepedulian sosial karena erat kaitannya dengan ibadah kurban. Daging hewan dibagikan kepada fakir miskin dan masyarakat sekitar sebagai wujud nilai berbagi dalam Islam.
Bacaan Niat Salat Idul Adha yang Benar
Niat adalah rukun salat yang tidak boleh terlewat karena menjadi penentu sah tidaknya ibadah yang dilakukan, sekaligus fondasi kekhusyukan sejak awal.
Bacaan niat salat Idul Adha sendiri berbeda tergantung posisi kamu, apakah sebagai imam, makmum, atau salat sendiri. Berikut ini masing-masing bacaannya.
1. Niat Salat Idul Adha sebagai Imam
أُصَلِّيْ سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا لِلهِ تَعَــالَى
Ushallii sunnatan 'iidil adha rok'ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillaahi ta'aalaa
Artinya: "Aku berniat salat sunnah Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat sebagai imam karena Allah ta'ala."
2. Niat Salat Idul Adha sebagai Makmum
أُصَلِّيْ سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَـالَى
Ushallii sunnatan 'iidil adha rok'ataini mustaqbilal qiblati makmuuman lillaahi ta'aalaa
Artinya: "Aku berniat salat sunnah Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah ta'ala."
3. Niat Salat Idul Adha Sendiri (Munfarid)
أُصَلِّيْ سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَـالَى
Ushallii sunnatan li 'iidil adlhaa rok'ataini lillaahi ta'aalaa
Artinya: "Aku berniat salat sunnah Idul Adha dua rakaat karena Allah ta'ala."
Tata Cara Salat Idul Adha Lengkap
Pelaksanaan salat Idul Adha terdiri dari dua rakaat dan takbir tambahan. Berikut urutan dan panduan lengkapnya.
1. Rakaat Pertama
Awali dengan melafalkan niat di dalam hati, lalu takbiratul ihram dengan mengucapkan "Allahu Akbar" sambil mengangkat kedua tangan setinggi telinga atau bahu.
Kemudian baca doa iftitah, disusul dengan takbir sebanyak 7 kali. Di sela-sela setiap takbir, bacalah kalimat tasbih berikut.
Subhanallah walhamdulillah walaa ilaaha illallah wallahu akbar
Artinya: "Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah Maha Besar."
Lanjutkan dengan membaca surah Al-Fatihah, kemudian salah satu surah pendek. Bacaan yang disunnahkan di rakat pertama adalah surah Al-A'la atau surah Qaf.
Setelah itu, lakukan rukuk, i'tidal, sujud pertama, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua, seperti pada salat wajib.
2. Rakaat Kedua
Setelah berdiri dari sujud kedua rakaat pertama, takbir sebanyak 5 kali. Di antara setiap takbir, baca kalimat tasbih yang sama seperti pada rakaat pertama.
Kemudian, bacalah surah Al-Fatihah, dilanjutkan dengan surah pendek. Pada rakaat kedua ini, dianjurkan membaca surah Al-Ghasyiyah.
Lanjutkan dengan rukuk, i'tidal, sujud pertama, duduk di antara dua sujud, sujud kedua, duduk tasyahud akhir, dan akhiri dengan salam.
Setelah salat rampung, sebaiknya tetap di tempat dan mendengarkan khotbah Idul Adha hingga tuntas, kecuali kalau salat dikerjakan sendiri di rumah.
Amalan Sunnah Salat Idul Adha
Agar pahala dan keutamaan Idul Adha makin maksimal, ada sejumlah amalan sunnah yang bisa kamu kerjakan, yaitu.
1. Sunnah Sebelum Salat Idul Adha
Amalan sunnah menjelang salat mencerminkan bagaimana Islam mengajarkan keindahan, kebersihan, dan semangat kebersamaan dalam menyambut hari raya. Ini dia beberapa hal yang sebaiknya kamu perhatikan.
- Mandi besar sebelum berangkat. Tujuannya untuk menyucikan diri dari hadas besar sekaligus mempersiapkan lahir dan batin agar bisa beribadah dengan kondisi bersih dan khusyuk.
- Memakai pakaian terbaik. Bukan berarti harus baru atau mahal, yang penting bersih, rapi, sopan, dan sesuai syariat, sebagaimana yang diajarkan Rasulullah SAW.
- Menggunakan wewangian. Gunakan parfum atau minyak wangi sebagai bentuk perhatian akan kebersihan dan kerapian, serta semangat menyambut hari raya dengan kesan baik.
- Mengumandangkan takbir. Perbanyak takbir sejak terbenamnya matahari pada malam 9 Dzulhijjah (malam Arafah) sampai hari-hari tasyrik, yakni 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.
- Tidak makan sebelum salat. Berbeda dengan Idul Fitri, jangan sarapan atau makan hingga salat selesai agar santapan pertama berasal dari daging kurban sebagai rasa syukur atas nikmat berkurban.
- Tahan dulu memotong kuku dan rambut. Bagi yang berkurban, dianjurkan untuk tidak memotong kuku dan rambut sampai hewan kurbannya disembelih.
- Datang lebih awal. Tujuannya agar kamu mendapat shaf terdepan dan ikut melantunkan takbir bersama jamaah lainnya.
- Jalan kaki jika memungkinkan. Selain simbol kerendahan hati dan kesederhanaan, ada nilai ibadah yang didapat di setiap langkah.
2. Sunnah Sesudah Salat Idul Adha
Usai salat, masih ada beberapa kebaikan yang bisa kamu lanjutkan untuk menyempurnakan ibadah, di antaranya.
- Pulang melalui jalan yang berbeda. Seperti kebiasaan Rasulullah SAW, hikmahnya adalah memperluas keberkahan, menyapa lebih banyak orang, dan menjadi saksi bagi lebih banyak makhluk atas ibadah yang telah dikerjakan.
- Makan setelah salat. Sampai di rumah, barulah kamu dianjurkan makan, lebih bagus dengan daging kurban sebagai santapan pertama di hari itu.
- Memotong rambut dan kuku setelah hewan kurban disembelih. Bagi yang tadi menahan diri sejak sebelum salat, sekarang diperbolehkan memotong kuku dan rambut, dan dianjurkan pula menggunakan wewangian setelahnya.
Kesalahan yang Sebaiknya Dihindari Saat Salat Idul Adha
Karena pelaksanaannya cuma setahun sekali, wajar bila ada beberapa kekeliruan yang kerap terjadi. Kenali dan hindari kesalahan-kesalahan berikut agar ibadahmu tetap sah dan makin sempurna.
- Salah menghitung jumlah takbir. Pastikan kamu takbir 7 kali pada rakaat pertama dan 5 kali pada rakaat kedua.
- Datang terlambat sampai tertinggal salat berjamaah. Ingat, salah satu sunnah Idul Adha adalah berangkat lebih awal agar kamu tidak melewatkan momen berharga ini.
- Langsung pulang tanpa mendengarkan khotbah. Meski sunnah, sebaiknya simak khotbah hingga selesai karena terdapat banyak nasihat dan pelajaran untuk bekal rohani setahun ke depan.
- Meremehkan ibadah ini karena hukumnya sunnah. Padahal, sunnah muakkadah adalah sunnah yang sangat dianjurkan, Rasulullah SAW sendiri tidak pernah meninggalkannya.
BACA JUGA: Cara Menyimpan Daging Kurban dengan Berbagai Metode
Maksimalkan Hari Raya Idul Adha dengan Banyak Amalan dan Paket Internet Andalan!
Nah, itu dia panduan lengkap salat Idul Adha, mulai dari niat, tata cara, hingga amalan sunnah yang sebaiknya kamu kerjakan. Semoga dengan memahaminya, ibadahmu nanti bisa berjalan khusyuk, sah, dan penuh keberkahan, ya.
Menyambut Idul Adha, tentunya kamu juga butuh koneksi internet yang bisa diandalkan, kan? Entah buat cari panduan ibadah, komunikasi dengan keluarga jauh, atau berbagi momen hari raya di media sosial.
Untuk itu, Paket Internet Xtra Combo VIP Plus yang siap menemanimu sebelum, sepanjang hari raya, dan seterusnya!
Layanan ini hadir dalam beberapa pilihan, sesuaikan saja dengan kebutuhanmu. Semua menawarkan kuota besar up to 75 GB yang anti-hangus, dengan dukungan sinyal yang selalu mulus. Kamu bisa menikmati berbagai benefit menarik lainnya hanya dengan Rp70.000-an saja.
Jangan ragu, aktivasi segera dengan penawaran spesial langsung di aplikasi myXL sekarang juga!




















































































































