15 Oleh-Oleh Khas Jogja Selain Bakpia yang Wajib Dibeli

Published on: Lainnya
Blog Image - 15 Oleh-Oleh Khas Jogja Selain Bakpia yang Wajib Dibeli


Oleh-oleh khas Jogja selain bakpia bisa menjadi pilihan kalau kamu mulai bosan membawa pulang buah tangan yang itu-itu saja. Saat berkunjung ke Yogyakarta, sebenarnya masih banyak makanan, camilan, hingga suvenir khas yang tidak kalah menarik untuk dibeli.

Mulai dari makanan tradisional, camilan kekinian, hingga produk nonkuliner, ada banyak oleh-oleh khas Yogyakarta yang menarik untuk dibawa pulang. Selain rasanya lezat atau tampilannya unik, beberapa di antaranya juga memiliki kemasan yang praktis sehingga aman dibawa selama perjalanan.

Supaya tidak bingung menentukan pilihan, artikel ini membahas berbagai rekomendasi oleh-oleh selain bakpia, tempat terbaik untuk membelinya, hingga tips memilih oleh-oleh agar sesuai dengan kebutuhan dan anggaran.
 

BACA JUGA: 9 Rekomendasi Aktivitas Seru di Yogyakarta, Wajib Dikunjungi!
 

Selain Bakpia, Ini Oleh-Oleh Khas Jogja yang Tak Kalah Menarik 


Bakpia memang menjadi salah satu ikon kuliner Yogyakarta. Namun, kalau ingin membawa pulang buah tangan yang berbeda, masih banyak oleh-oleh khas Jogja yang tidak kalah menarik untuk dicoba. Berikut beberapa rekomendasinya.
 

1. Gudeg


Makanan berbahan dasar nangka muda yang dimasak bersama santan dan aneka rempah ini memiliki cita rasa manis yang khas. Kini, gudeg juga tersedia dalam kemasan kaleng sehingga lebih praktis dijadikan oleh-oleh khas Jogja dan aman dibawa selama perjalanan. Beberapa yang populer di antaranya Gudeg Yu Djum, Gudeg Bu Tjitro, dan Gudeg Bu Lies.
 

2. Cokelat


Selain makanan tradisional, cokelat juga menjadi oleh-oleh khas Jogja yang banyak dicari wisatawan. Membeli merek lokal, seperti Cokelat Monggo, sekaligus menjadi cara untuk mendukung pelaku UMKM di Yogyakarta.
 

3. Lanting


Lanting merupakan camilan renyah berbahan dasar singkong dengan bentuk menyerupai angka delapan. Meskipun camilan ini juga dapat ditemukan di beberapa daerah, lanting juga menjadi salah satu oleh-oleh khas Jogja karena mudah dijumpai di berbagai pusat oleh-oleh dan banyak digemari wisatawan.
 

4. Sakura Mochi


Kalau ingin membawa pulang oleh-oleh yang lebih modern, sakura mochi bisa menjadi pilihan. Kue dengan tekstur lembut ini tersedia dalam berbagai varian rasa dan dikemas dengan rapi sehingga tetap aman dibawa selama perjalanan sebagai buah tangan.
 

5. Geplak


Geplak adalah makanan tradisional yang berasal dari Kabupaten Bantul dan dibuat dari parutan kelapa yang dicampur gula. Rasanya yang manis dengan warna-warni yang khas membuat geplak mudah dikenali, sementara daya simpannya yang cukup lama menjadikannya cocok sebagai oleh-oleh.
 

6. Geblek


Geblek merupakan makanan khas Kabupaten Kulon Progo yang dibuat dari tepung tapioka dan bumbu sederhana, seperti bawang putih. Makanan ini paling nikmat disantap saat masih hangat sehingga lebih cocok dibeli menjelang waktu perjalanan pulang dibandingkan disimpan terlalu lama.
 

7. Oseng Mercon


Bagi pencinta makanan pedas, oseng mercon menjadi pilihan oleh-oleh khas Jogja yang patut dicoba. Saat ini, beberapa produsen telah menghadirkan oseng mercon dalam kemasan kaleng maupun vacuum pack sehingga lebih praktis dibawa ke luar kota tanpa khawatir cepat rusak.
 

8. Tasuba


Tasuba atau tahu susu bakso merupakan salah satu oleh-oleh kekinian yang cukup populer di Yogyakarta. Produk ini umumnya dijual dalam kondisi beku dengan kemasan yang rapat sehingga tetap aman dibawa pulang apabila disimpan sesuai petunjuk penyimpanan.
 

9. Roti Sisir


Roti sisir dikenal dengan teksturnya yang lembut dan bentuknya yang mudah disobek menjadi beberapa bagian. Salah satu yang cukup populer di Yogyakarta adalah roti sisir dari Delicia Bakery, yang banyak diburu wisatawan sebagai alternatif oleh-oleh khas Jogja selain bakpia.
 

10. Wedang Uwuh


Wedang uwuh merupakan minuman tradisional khas Imogiri yang dibuat dari campuran berbagai rempah, seperti jahe, kayu secang, cengkih, dan daun pala. Produk ini banyak dijual dalam bentuk kemasan kering sehingga praktis dibawa dan dapat diseduh kapan saja di rumah.
 

11. Mi Lethek


Mi lethek berasal dari Kabupaten Bantul dan dibuat tanpa pewarna buatan sehingga memiliki warna yang lebih kusam dibandingkan mi pada umumnya. Dalam bentuk mi kering, produk ini memiliki daya simpan yang cukup lama sehingga cocok dijadikan buah tangan.
 

12. Peyek


Peyek menjadi camilan renyah yang banyak dipilih sebagai oleh-oleh khas Jogja karena mudah dibawa dan tahan disimpan. Peyek yang ikonik dan populer di daerah adalah peyek tumpuk yang memiliki tekstur tebal, berbeda dengan peyek lain yang kebanyakan bertekstur tipis dan renyah.


13. Abon Gulung


Abon gulung merupakan roti lembut dengan isian abon yang gurih dan menjadi salah satu oleh-oleh favorit dari Yogyakarta. Selain rasanya yang lezat, produk ini juga dikemas dengan baik sehingga tetap aman dibawa selama perjalanan.
 

14. Kaos Dagadu


Kalau ingin membawa pulang oleh-oleh nonkuliner, Kaos Dagadu bisa menjadi pilihan. Merek lokal ini dikenal dengan desain yang kreatif, permainan kata yang khas, serta identitas Yogyakarta yang melekat pada setiap produknya.
 

15. Baju Batik dan Daster


Selain Kaos Dagadu, kamu juga bisa membeli batik atau daster khas Yogyakarta dengan harga yang beragam. Produk-produk tersebut mudah ditemukan di Pasar Beringharjo, Hamzah Batik, maupun toko batik lainnya sehingga cocok dijadikan buah tangan untuk keluarga.
 

Berbagai Pilihan Tempat untuk Membeli Oleh-Oleh Khas Jogja


Setelah menentukan oleh-oleh khas Jogja yang ingin dibeli, langkah berikutnya adalah memilih tempat belanja yang sesuai. Mulai dari pasar tradisional hingga bandara, setiap lokasi memiliki kelebihan masing-masing, baik dari segi pilihan produk, harga, maupun kemudahan berbelanja.
 

1. Pasar Beringharjo


Kalau ingin berburu oleh-oleh dengan pilihan yang lengkap sekaligus harga yang lebih bersahabat, Pasar Beringharjo bisa menjadi tujuan utama. Pasar yang berada di kawasan Jalan Malioboro ini merupakan salah satu pasar tradisional tertua di Yogyakarta dan selalu ramai pengunjung. 

Di Pasar Beringharjo, kamu bisa menemukan beragam oleh-oleh khas Yogyakarta, mulai dari camilan tradisional, batik, daster, tas anyaman, aksesori, hingga kerajinan tangan. Tidak sedikit wisatawan yang datang khusus untuk membeli batik karena pilihan motif dan kisaran harganya sangat beragam.
 

2. Malioboro


Saat ini, pedagang kaki lima telah ditata ke dalam Teras Malioboro 1 yang berada di sisi barat Jalan Malioboro dan Teras Malioboro 2 yang berada di kawasan bekas Dinas Pariwisata DIY. Penataan ini membuat area belanja terasa lebih rapi dan nyaman untuk dijelajahi.

Kamu juga akan menemukan berbagai pilihan oleh-oleh khas Jogja di sepanjang jalan Malioboro, mulai dari makanan, kaos, batik, aksesori, gantungan kunci, hingga kerajinan berbahan kulit dan kayu.
 

3. Toko atau Pusat Oleh-Oleh


Kalau ingin berbelanja dengan lebih praktis, kamu bisa mengunjungi toko atau pusat oleh-oleh karena biasanya menyediakan berbagai produk dalam satu lokasi. Beberapa pusat oleh-oleh yang cukup populer antara lain Hamzah Batik, Bakpia Pathok 25, serta Jogja Scrummy.
 

4. Area Keberangkatan


Kalau belum sempat membeli oleh-oleh khas Jogja sebelum pulang, kamu masih bisa menemukannya di stasiun maupun bandara yang ada di daerah Yogyakarta. Pilihan ini cocok untuk wisatawan yang memiliki waktu terbatas atau baru teringat membeli buah tangan menjelang keberangkatan.

Meski harganya umumnya sedikit lebih mahal dibandingkan pasar atau pusat oleh-oleh, pilihan produknya tetap cukup lengkap. Kamu masih bisa menemukan bakpia, gudeg kaleng, wedang uwuh, cokelat, batik, kaos, aksesori, hingga berbagai suvenir khas Yogyakarta sebagai buah tangan sebelum pulang.
 

Tips Membeli Oleh-Oleh agar Tidak Kalap dan Salah Pilih


Banyaknya pilihan oleh-oleh khas Jogja memang sering membuat kalap saat berbelanja. Supaya pengeluaran tetap terkontrol dan membeli sesuai kebutuhan, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan.

  • Sesuaikan dengan anggaran yang sudah disiapkan. Tentukan perkiraan jumlah oleh-oleh yang akan dibeli agar kamu tidak melebihi anggaran selama liburan.
  • Pilih produk yang tahan lama jika perjalanan pulang cukup jauh. Oleh-oleh dengan daya simpan yang panjang lebih aman dibawa, terutama jika kamu menggunakan transportasi dengan waktu tempuh yang lama.
  • Perhatikan ukuran dan berat kemasan. Oleh-oleh dengan kemasan yang terlalu besar atau berat dapat menyulitkan saat dimasukkan ke dalam koper dan berpotensi menambah biaya bagasi.
  • Kalau ingin lebih hemat, belilah di pasar tradisional. Beberapa pedagang di pasar masih memberikan kesempatan untuk menawar harga sehingga kamu bisa mendapatkan produk dengan harga yang lebih terjangkau.
  • Pastikan kemasan produk dalam kondisi baik. Periksa apakah kemasan masih tersegel dengan rapi, tidak penyok, dan tidak bocor agar kualitas oleh-oleh tetap terjaga hingga sampai di rumah.

BACA JUGA: Selain Gudeg, Ini 10 Makanan Khas Jogja yang Harus di Coba
 

Bawa Pulang Oleh-Oleh Favorit dan Tetap Terhubung Selama di Yogyakarta dengan Internet dari XL!


Yogyakarta menawarkan banyak pilihan oleh-oleh yang menarik selain bakpia, mulai dari makanan tradisional, camilan kekinian, hingga produk fesyen yang khas. Dengan mengetahui jenis oleh-oleh, tempat membelinya, serta tips berbelanja, kamu bisa membawa pulang buah tangan yang sesuai kebutuhan tanpa khawatir salah pilih atau berbelanja berlebihan.

Kalau liburanmu di Yogyakarta berlangsung beberapa hari hingga dua minggu, Paket Flexmini XL dapat menjadi teman perjalanan yang praktis. Dengan pilihan kuota mulai dari 3,5 GB, harga mulai Rp6.700, dan masa aktif hingga 14 hari, kamu bisa menyesuaikan paket internet dengan durasi liburan tanpa perlu membeli paket yang berlebihan.

Yuk, beli paketnya di aplikasi myXL sekarang tetap online selama traveling!

Paket Internet XL
oleh oleh khas jogja
oleh oleh khas jogja selain bakpia
Updated on: 
Promo Paket Internet XL
Flexmini 8GB
Rp30.000
Flexmini 15GB
Rp40.000
Flexmini 25GB
Rp500.000
Promo Paket Internet XL