Jika baru pertama kali umroh, wajar saja jika kamu bingung harus mulai dari mana. Hal ini karena terdapat urutan umroh yang harus diikuti dari awal sampai akhir, mulai dari niat ihram, tawaf, sa'i, hingga tahallul.
Dengan memahami urutan umroh yang benar sejak awal, kamu bisa menjalankan setiap prosesi dengan lebih tenang, khusyuk, dan sesuai tuntunan.
BACA JUGA: Apa Itu Badal Umroh? Pengertian, Hukum, dan Tata Caranya
Urutan Umroh dan Doanya yang Perlu Diketahui Jemaah
Agar tidak bingung saat menjalankan umroh, yuk pahami urutan umroh dari awal hingga selesai, lengkap dengan doa yang dibaca di setiap rangkaiannya.
1. Persiapan Sebelum Ihram
Sederhananya, ihram merupakan bentuk niat sebelum melakukan umroh. Sebelum memasuki miqat, dianjurkan melakukan beberapa amalan sunnah sebagai berikut:
- Mandi sunnah ihram
- Memotong kuku dan merapikan rambut atau bulu
- Memakai wewangian sebelum berniat ihram
- Mengenakan pakaian ihram
- Dianjurkan shalat dua rakaat sebelum berniat ihram jika memungkinkan
2. Niat Ihram Umroh
Niat umroh dibaca saat berada di miqat, yaitu awal mula ihram dimulai.
Bahasa Arab:
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ بِعُمْرَةٍ
Latin:
Labbaika Allāhumma bi ’umrah.
Artinya:
“Aku memenuhi panggilan-Mu ya Allah untuk menunaikan ibadah umroh.”
3. Membaca Talbiyah
Talbiyah adalah bacaan yang yang menandai dimulainya rangkaian ibadah umroh.
Bahasa Arab:
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيكَ لَكَ
Latin:
Labbaika Allāhumma labbaik. Labbaika lā syarīka laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk. Lā syarīka lak.
Artinya:
“Aku datang memenuhi panggilan-Mu ya Allah. Aku datang memenuhi panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat, dan kerajaan adalah milik-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu.”
Bacaan ini dianjurkan untuk dilafalkan secara terus-menerus selama perjalanan menuju Masjidil Haram hingga memulai tawaf.
4. Masuk Masjidil Haram
Saat memasuki Masjidil Haram, jemaah dianjurkan mendahulukan kaki kanan sebagai bentuk mengamalkan sunnah Rasulullah SAW.
Berikut doa masuk Masjidil Haram atau doa masuk masjid.
Bahasa Arab:
اللَّهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ
Latin:
Allāhummaftah lī abwāba rahmatik.
Artinya:
“Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu.”
5. Tawaf Mengelilingi Ka’bah
Tawaf merupakan salah satu rukun umroh yang dilakukan dengan mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh putaran. Tawaf dimulai dari Hajar Aswad dan berakhir di titik yang sama, dengan posisi Ka’bah selalu berada di sebelah kiri jamaah selama mengelilinginya.
Jemaah dianjurkan membaca basmallah ketika sejajar dengan Hajar Aswad pada awal putaran pertama:
Bahasa Arab:
بِسْمِ اللهِ، اللهُ أَكْبَرُ
Latin:
Bismillāhi, Allāhu Akbar.
Artinya:
“Dengan nama Allah, Allah Maha Besar.”
Adapun doa lainnya yang dianjurkan dibaca ketika ketika berada di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad, yaitu QS. Al-Baqarah ayat 201.
Bahasa Arab:
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Latin:
Rabbana ātinā fid-dunyā hasanah, wa fil ākhirati hasanah, wa qinā ’adzāban nār.
Artinya:
“Ya Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia, kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka.”
6. Sa’i antara Bukit Safa dan Marwah
Sa’i adalah rukun umroh yang dilakukan setelah tawaf. Ibadah ini dilakukan sebanyak tujuh kali perjalanan dengan rute bolak-balik antara Bukit Safa dan Bukit Marwah.
Ketika tiba di Bukit Safa, jemaah dianjurkan membaca bagian awal QS Al-Baqarah ayat 158 sebagai penanda dimulainya sa’i.
Bahasa Arab:
إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ
Latin:
Innaṣ-ṣafā wal-marwata min sya’ā’irillāh.
Setelah itu, ucapkan bacaan lanjutan sebagai berikut.
Bahasa Arab:
نَبْدَأُ بِمَا بَدَأَ اللَّهُ بِهِ
Latin:
Nabda’u bimā bada’allāhu bih.
Artinya:
“Kami memulai sebagaimana Allah memulainya.”
7. Tahallul
Tahallul merupakan rukun terakhir dalam ibadah umroh yang menandai berakhirnya keadaan ihram. Tahallul dilakukan setelah seluruh rangkaian sa’i selesai.
Bahasa Arab:
اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنِّي وَاغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي
Latin:
Allahumma taqabbal minnī, waghfir lī, warḥamnī.
Artinya:
“Ya Allah, terimalah ibadahku, ampunilah aku, dan rahmatilah aku.”
BACA JUGA: Simak Cara Umroh Mandiri Tanpa Travel, Panduan untuk Pemula
Mau Berangkat Umroh? Siapkan Dulu Paket Roaming XL Haji & Umrah
Setelah memahami urutan umroh dan doanya dari awal hingga akhir, kamu bisa menjalankan setiap rangkaian ibadah dengan lebih tenang dan khusyuk.
Agar tetap terhubung dengan keluarga, mengakses panduan ibadah, atau berkomunikasi selama di Tanah Suci tanpa repot ganti kartu, gunakan Paket Roaming XL Umrah & Haji.
Mulai dari Rp185.000, kamu sudah bisa menikmati kuota roaming di Arab Saudi dengan pilihan masa aktif yang menyesuaikan durasi ibadah. Paket ini juga tersedia dalam berbagai pilihan kuota, sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan selama umrah.
Aktifkan paketnya melalui aplikasi myXL sebelum berangkat ke Tanah Suci agar kamu bisa lebih fokus menjalankan setiap rangkaian ibadah umroh tanpa khawatir urusan komunikasi.
































































































































































